Assalamualaikum Wr, Wb
Bismillahi
Tsummalhamdulillah, Assholatuwassala muala man laa nabiyya ba’da sayyidina
wahabibina wasyafi’ina waqurroti a’yunina wamaulana muhammadin … Ibni Abdillah,
Waba’du
Sahabat
santri …
Untaian
syukur marilah kita haturkan kepada AllAh yang maha ghofur,
AllAh yang telah melimpahkan Rizki yang tiada terukur dan nikmat panjang
umur, sehingga pada malam yang berbahagia ini kita dapat bertatap muka di 1
majlis yang fainsya Allah penuh mubarokah ini dalam keada’an sehat wal afiyah.
Berikutnya
Sholawatullah Wasalamuhu, marilah bersama - sama kita sanjungkan kepada seorang
makhluq yang paling diunggulkan oleh Allah Swt, dari 313 Rosul - 25 Nabi yang
kita diperintahkan untuk menghafal - 5 punya titel tersendiri - 1 juara
umumnya. Nabi agung, Nabi besar, ikutan kita , panutan kita, yaitu yang sangat
kita dambakan syafa’atnya kita contoh akhlak dan pribadinya. sripaduka
dipertuan agung yang maha adil dan bijaksana, sejagat alam paling diistimewakan
putra gurun sahara terbaik, yakni Habibina Wamaulana Muhammad Saw.
Adalah sebuah peristiwa yang harus kita ingat,
sekaligus diimplemintasikan dalam bentuk pengamalan. Yakni ketika rosulullah
beraudiens fuul body contac dengan Allah dalam peristiwa Isro’ dan Mi’roj.
Rosulullah member salam kepada Allah, Attahiyyatulmubarokatus
Sholawatuttoyyibatulillah seketika Allah menjawab dengan Assalamualaika
Ayyuhannabiyyu Warohmatullahi Wabarokatuh … seraya rosul menerima dan
membagikannya kepada ummatnya, Assalamualaina Wa’ala Ibadillahis Sholihin.
Kasih sayang yang begitu dalam, dari Allah kepada Rosulullah. Rosul tidak lagi
Apatis apalagi Egois, beliau begitu sayang kepada ummatnya dengan beriring
kasih untuk ummatnya, Allahumma Sholli Wasallim Wabaariik … Alaih.
Ayyuhal Mustamiun Rohimakumullah …
Kalau
Rosulullah begitu menyayangi dan merindukan kita, lalu … kenapa kita tidak
balik rindu dan menyayanginya …!? Renungkan sebuah syair tentang kerinduan,
Ku
menangis, menangisku karna rindu …
Ku
bersedih, sedihku karna rindu …
Aku
rinduu … rinduuu … NABIKU
Allah
memerintahkan didalam Al qur’an pada surah Al Ahzab ayat 6 : Innallaha
Wamalaaikatahuu Yusholluuna Alannabi Ya Ayyuhalladzina Aamanu Sholluu Alaihi
Wasallimuu Tasliima … “sesungguhnya Allah dan malaikatnya Allah bersholawat
kepada nabi, wahai orang-orang yang beriman…bersholawatlah kepada nabi,
sampaikanlah salam penghormatan kepada nabi ”. Al Iman Jalaluddin Asshuyuti dan
jalaluddin Al Mahali, yang dikutip dalam Hisiyyah…Tafsir jailani karya Syeikh
Ahmad bin Muhammad Asshowi Al Maliki, Allah bersholawat Ay Rohmatun…yakni kasih
sayang Allah kepada Nabi. Malaikat bersholawat Ay maghfirotun…artinya malaikat
memohon ampunan kepada Allah untuk nabi. Sementara kita, Ay Du’aun…artinya
meminta permohonan kepada Allah atas nabi. Oleh karena itu…melalui mimbar ini,
mari kita bersholawat kepada nabi sebagai bentuk permohonan kepada Allah Sababiyyah
Keagungan Rosulullah Shollallahu Alaihi…Wasallam.
Sholatullah
Salamullah … Ala Thoha Rosulillah
Sholatullah
Salamullah … Ala Yaasin Habibillah
Kiranya ini apa yang dapat saya sampaikan, terima kasih atas perhatian
mohon ma’af atas segala kesalahan dan kekurangan. kesempurna’an hanyalah milik
Allah Swt.
Billahi Fii
Sabililhaq
Summassalamualaikum
Wr, Wb

0 Komentar untuk "MAHABBATUR ROSUL"